Senin, 08 Oktober 2018

K.A.R.M.A

Aku sebut ini KARMA.
Entah..mengapa kusebut demikian, mungkin karena kau menyebutnya demikian.
Banyak hal yang ingin ku tanyakan, entah kutanyakan pada siapa..
Mungkin kutanyakan padamu..
padanya...
atau mungkin pada diriku sendiri...
atau entahlah pada siapa pertanyaan ini kutujukan.

"JIKA KAU SEBUT SEMUA HAL YANG TERJADI PADAKU ITU KARMA, LALU SEMUA HAL YANG TERJADI PADAMU KAU SEBUT APA?"

Jika kau sebut yang terjadi padamu adalah IMBAS dari semuanya, lalu kenapa kau sebut semua hal yang terjadi padaku itu karma?
Kenapa tidak kau sebut yang terjadi padaku adalah imbas?
Dan kenapa tidak kau sebut yang terjadi padamu itu karma?

Siapakah yang paling pantas untuk mendeclare sesuatu itu adalah karma atau bukan?
Siapa yang tau itu benar karma atau bukan?
Siapa yang bisa membedakan karma atau imbas?
Kamu tau?
Dirinya yang mendeclarekan itu yang paling tau?
atau orang yang hanya melihat kejadiannya tanpa menjalani yang paling tau?

dan sekarang kamu terdiam?
Memikirkan semua pertanyaanku?
Atau jantungmu berdegup semakin kencang?
Kenapa?
Karena kamu merasa malu atas apa yang sudah kamu baca?
Atau kamu merasa tidak cukup pantas saat itu menyebut kata karma?

Cukupkanlah menjadi Tuhan atas sesuatu yang terjadi pada orang lain.
Bukankah kamu belum cukup pantas untuk memantaskan diri berkata karma?
Cukupkanlah menjadi Hakim atas tindak tanduk orang lain.
Bukankah kamu belum cukup adil untuk bertindak mengkarmakan orang lain?

Sampai kapan kamu akan menjadi Hakim paling adil di duniamu?
Bukan kamu yang pantas.
Ingat!
Bukan kamu yang pantas.
Bukan juga aku yang pantas.
Biarkanlah aku dengan dosaku, tanpa kamu harus menjadi hakim untuk urusan dosaku.
Biarkanlah aku dengan karmaku, tanpa kamu harus menjadi Tuhan untuk urusan karmaku.
Seperti halnya aku tidak mengHakimi dan menTuhani dosa dan karmamu,
dapatkah kamu pun begitu?

Oh..mungkin tidak bisa.
Dan kini aku dapat melihat nilaimu dari sudut pandangku.
Ingat!
melihatmu dari sudut pandangku
Sudut padang seseorang yang pernah kau Karmakan dulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar